3 Sumber Penghasilan Google
Dari mana Google memperboleh penghasilan? Jawabannya adalah berasal dari Google Ad, Google AdSense, dan Google AdMob.
Sebab seperti yang kita ketahui, Google menggratiskan semua produknya. Dimulai dari Gmail, Blogger, Google Drive, dan banyak lainnya bersifat gratis.
Makanya, gak heran kalau kita bertanya-tanya, "Kok bisa sih Google membayar mahal Atta Halilintar? Bagaimana dengan PewDiePie?" Gitu, kan?
Dikutip dari Kompas, induk perusahaan Google yang bernama Alphabet, berhasil menyalip Apple yang menjadikannya sebagai perusahaan dengan valuasi terkaya sejagat.
Pada kuartal II-2019 ini, Alphabet memiliki kekayaan bernilai 117 miliar dollar AS atau lebih dari Rp 1.600 triliun. Berbanding tipis dengan Apple yang tercatat memiliki 201 miliar dollar AS - atau Rp 1.400 triliun.
Google kaya banget, ya?
Dengan kekayaan sebanyak itu, dari mana Google memperoleh pendapatan? Jawabannya yaitu melalui program Google Ads, AdSense, dan AdMob.
Iklan ini nantinya akan ditampilkan di jutaan situs dan ratusan ribu program aplikasi. Juga akan ikut ditampilkan di YouTube dan Google Maps.
Selanjutnya, sumber pendapatan kedua Google setelah Google Ads adalah Google AdSense.
Program ini merupakan program iklan bagi hasil. Praktisnya, Google menerima sejumlah uang dari pengiklan, lalu uang tersebut dibagi-hasilkan ke pemilik website, blogger, dan konten kreator video YouTube yang telah menayangkan iklan tersebut.
Sumber penghasilan Google yang terakhir adalah AdMob, sebuah program iklan yang secara khusus ditujukan untuk platform Mobile.
Iklan jenis ini ditampilkan di program aplikasi, - bukan di website / YouTube.
Jadi, itu dia sumber penghasilan Google, disertai dengan bukti pendapatan Google di tahun 2019.*
Sebab seperti yang kita ketahui, Google menggratiskan semua produknya. Dimulai dari Gmail, Blogger, Google Drive, dan banyak lainnya bersifat gratis.
Makanya, gak heran kalau kita bertanya-tanya, "Kok bisa sih Google membayar mahal Atta Halilintar? Bagaimana dengan PewDiePie?" Gitu, kan?
Dikutip dari Kompas, induk perusahaan Google yang bernama Alphabet, berhasil menyalip Apple yang menjadikannya sebagai perusahaan dengan valuasi terkaya sejagat.
Pada kuartal II-2019 ini, Alphabet memiliki kekayaan bernilai 117 miliar dollar AS atau lebih dari Rp 1.600 triliun. Berbanding tipis dengan Apple yang tercatat memiliki 201 miliar dollar AS - atau Rp 1.400 triliun.
Google kaya banget, ya?
3 Sumber Penghasilan Google
Dengan kekayaan sebanyak itu, dari mana Google memperoleh pendapatan? Jawabannya yaitu melalui program Google Ads, AdSense, dan AdMob.
1. Google Ads
Google Ads merupakan sebuah layanan bagi pengiklan untuk mengiklankan produk/jasa miliknya. Iklan ini bersifat menjangkau khalayak online secara luas.
Iklan ini nantinya akan ditampilkan di jutaan situs dan ratusan ribu program aplikasi. Juga akan ikut ditampilkan di YouTube dan Google Maps.
2. Google AdSense
Selanjutnya, sumber pendapatan kedua Google setelah Google Ads adalah Google AdSense.
Program ini merupakan program iklan bagi hasil. Praktisnya, Google menerima sejumlah uang dari pengiklan, lalu uang tersebut dibagi-hasilkan ke pemilik website, blogger, dan konten kreator video YouTube yang telah menayangkan iklan tersebut.
3. Google AdMob
Sumber penghasilan Google yang terakhir adalah AdMob, sebuah program iklan yang secara khusus ditujukan untuk platform Mobile.
Iklan jenis ini ditampilkan di program aplikasi, - bukan di website / YouTube.
Jadi, itu dia sumber penghasilan Google, disertai dengan bukti pendapatan Google di tahun 2019.*
Post a Comment for "3 Sumber Penghasilan Google"
Thanks for visiting. Bertanyalah secara jelas.